Berkah di balik masalah: kisah Post-It Notes


Berkah di balik masalah: kisah Post-It Notes

Jika Anda sering mengunjungi seminar-seminar motivasi diri, maka pasti Anda pernah mendengar tentang makna tersembunyi di balik kata "krisis" dalam aksara China, yang memuat dua kata: ancaman dan kesempatan.
Meski bukan maksud artikel ini untuk memberikan motivasi yang hanya berkesan sesaat, namun memang betul dalam banyak masalah atau krisis yang Anda jumpai sehari-hari, sebenarnya terbuka juga kesempatan untuk mengembangkan ide ide segar.
Izinkan saya mengisahkan ulang suatu kisah dari Spence Silver. Pada tahun 1968, ketika bekerja di 3M, dia berusaha mengembangkan perekat yang sangat kuat untuk pesawat terbang, karena suatu kekeliruan maka yang muncul justru perekat lemah yang disebut: acrylate co-polymer microsphere.
Perekat lemah itu memiliki karakteristik dapat dilepaskan tanpa meninggalkan residu yang menempel. Namun sampai bertahun-tahun tidak ada orang yang yakin  apa kegunaan bahan perekat lemah tersebut.
Sampai suatu saat, seorang karyawan 3M lainnya yaitu Art Fry mendengar tentang perekat lemah temuan Silver tersebut. Dia juga sering menyanyi dalam koor di gerejanya, dan kerap mengalami masalah kehilangan catatan hymnenya. Jadi, pak Art Fry lalu mengusulkan untuk membuat kertas yang dilengkapi dengan perekat lemah tersebut. Namun ia kesulitan untuk meyakinkan manajemen waktu itu.
Baru setelah ada pergantian manajemen, setelah 1973 seorang pimpinan bagian pengembangan bernama Geoff Nicholson berhasil diyakinkan akan kegunaan perekat lemah.
Namun perlu beberapa tahun lagi, ketika dilakukan pembagian sampel gratis kepada banyak perusahaan, maka orang baru menerima penggunaan "catatan-catatan kecil dengan perekat", yang bisa menempel di mana saja sebagai pengingat.

Penutup
Kini, kegunaan "sticky note" atau Post-It-Notes telah menjadi semacam simbol inovasi dalam dunia modern, hampir mirip dengan lampu pijar sebagai simbol untuk ide-ide segar.
Namun kisah sebenarnya adalah diperlukan komitmen dan tekad kuat mulai dari tim yang mengembangkan produk hingga manajemen  untuk dapat memperkenalkan suatu produk baru. Dan juga diperlukan cara-cara yang segar agar masyarakat dapat mengerti kegunaan produk baru tersebut.
Bagaimana pendapat Anda?

Versi 1.0: 16 November 2019, pk. 18:04
VC


Comments

Popular posts from this blog

Waste to energy: dari Pegadaian ke PLTSa

Inovasi kategorikal