Posts

Showing posts from December, 2019

Semangat ugahari dalam berteknologi: Antara AI, humanoid dan skenario Terminator

Semangat ugahari dalam berteknologi: Antara AI, humanoid dan skenario Terminator*
Oleh V. Christianto, pengamat teknologi. Email: vic104@hotmail.com
Salam sejahtera para pembaca,
Kemarin pagi, sebagai tanggapan atas artikel Prof Iwan Pranoto di harian Kompas, 23 desember 2019 lalu, penulis menyampaikan surel kepada dua orang gurubesar yang sangat penulis hormati: Prof Iwan Pranoto dan Prof Liek Wilardjo. ***
yth Pak Liek dan Prof Iwan Pranoto yang baik,
Mohon maaf belum sempat membaca artikel di K kemarin, namun ijinkan saya urun rembug sedikit tentang topik transhumanisme tsb:(7)
""
"...creatio continua, kita sebagai kokreatorNya juga harus terus-menerus memutakhirkan diri. Bukantah dengan imago Dei sebagai bekal/modal, kita diberiNya mandat kultural dominium terrae? Tapi jangan kebablasan dengan membangun Menara Babel.
GBU, LW ... "
"" Setuju sekali dengan pak Liek, memang di kalangan para futuris, ada yang begitu optimis akan masa depan manusia de…

Relasi kawula-gusti dan kepemimpinan dialogis

Relasi kawula-gusti dan kepemimpinan dialogis*

Tanpa maksud mengurangi tingkat kronisnya kasus yang menimpa AA dengan Harley-nya, ijinkan penulis mengajak kita semua merenung secara agak berjarak. Jangan-jangan hal tersebut bukan hanya kasuistik, namun justru berpola (sistemik). 
Tentu bukan dengan maksud asal kritik sini sana, namun mari kita melihat ini sebagai "case study" yang baik untuk belajar sesuatu tentang kepemimpinan, dengan harapan agar kita dapat terus berbenah, konon menuju era Industri 4.0,  5.0, dan entah apa lagi nanti. 
Secara garis besar, dalam tulisan ini penulis hendak memperhadapkan pola kepemimpinan/relasi kawula-gusti vis a vis pola kepemimpinan dialogis. 

Apakah itu pola kepemimpinan kawula-gusti? 

Ijinkan penulis memulai dari kutipan artikel yang cukup menarik di Kompasiana, tentang pemikiran budayawan Kuntowijoyo:

"Dalam buku "Raja, Priyayi, dan Kawula," sejarawan Kuntowijoyo menggambarkan bentuk feodalisme, yang sebenarnya sudah jamak…

Ruang publik

Ruang publik
Salam sejahtera,
Kabarnya para seniman teater di DKI agak resah karena kompleks TIM akan direnovasi. Tempat latihan mereka kemungkinan akan menjadi hotel.
Meski ini tentunya memang kewenangan pemprov DKI, namun kiranya ada baiknya mendengarkan aspirasi para seniman tsb. Karena bagaimanapun, "public space" seperti TIM mesti diakui kian langka saja di kawasan DKI. (3)
Lagipula akan jauh lebih baik apabila proses renovasi TIM dilakukan dengan menjalin komunikasi yang baik dengan para seniman teater tersebut, karena mereka juga adalah pemangku kepentingan.
Salah satu ulasan yang menarik di laman "Gehl Institute" berjudul: saat merancang ruang publik, mulailah dengan rencana yang separuh jadi.(4) Artinya kira-kira begini: seorang perancang yang baik mesti siap mendengar pendapat publik, dan memodifikasi rancangannya berdasarkan aspirasi tersebut.
Menurut hemat penulis, aspek partisipasi dan komunikasi dialogis inilah yang tampaknya perlu memperoleh perh…

Waste to energy: dari Pegadaian ke PLTSa

Waste to energy: dari Pegadaian ke PLTSa

Selamat pagi para sahabat,

Mungkin Anda masih mengingat tayangan iklan televisi yang dahulu sempat gencar dipromosikan oleh Kantor Pegadaian, pesannya sederhana: "menyelesaikan masalah tanpa masalah."(6)
Jika motto tersebut kita terapkan ke bidang pengembangan energi, maka energi terbarukan menjadi pilihan yang menarik. Tentu saja topik energi terbarukan (ET) itu sendiri meliputi spektrum yang luas dalam pilihan  teknologi termasuk geotermal, bayu, surya, gelombang laut (OTEC) dan lain-lain.
Dalam artikel kali ini, penulis hanya membahas dua saja dari teknologi ET, yakni: energi surya dan pengolahan sampah menjadi energi.

Energi surya
Meski energi surya sudah cukup lama dikenal, namun perkembangan signifikan  baru terjadi dalam kurun sekitar 2 dekade terakhir.
Secara garis besar, ada beberapa cara yang mungkin untuk mengubah cahaya matahari menjadi sumber energi. Salah satu metode yang sederhana adalah dengan menggunakan cermin cekung…